08.00 s/d 16.00 WIB
By Zoom Meeting
Memaparkan kajian tentang filosofi dan prinsip penyelenggaraan pendidikan inklusif yang berkualitas sebagai solusi atas kehilangan pembelajaran (learning loss) selama masa pandemi.
Mendorong penerapan pendekatan mengajar yang efektif melalui praktik desain universal untuk pembelajaran (universal design learning) dan respon kepada kebutuhan anak didik (response to intervention) dalam penyelenggaraan pendidikan hybrid maupun pasca pandemi.
Meningkatkan kemampuan penyelenggara layanan pendidikan dalam antisipasi dampak buruk kehilangan pembelajaran (learning loss) yang terjadi selama masa pembelajaran jarak jauh dari rumah.
Meningkatkan kemampuan pendidik dalam strategi menangani beragam kondisi anak didik dengan beragam kesulitan belajar yang timbul selama masa pandemi.
Mendorong terwujudnya akses pendidikan berkualitas bagi anak/individu penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus di Indonesia pasca pandemi.
08.30 – 09.00 WIB

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikbud Ristek Republik Indonesia
09.00 – 10.30 WIB

(Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbud Ristek Republik Indonesia)
Topik:
Upaya dan Strategi Pemulihan Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss) untuk Mendukung Pembelajaran Semua Anak di Indonesia
Materi:
10.35 – 12.30 WIB

(Ketua Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia)
Topik:
Hak untuk Mendapatkan Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Penyandang Disabilitas/ Berkebutuhan Khusus dan Kesulitan Belajar
Materi:
Negara secara tegas menjamin hak pendidikan bagi setiap warga negara termasuk penyandang disabilitas. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan berkualitas yang setara bagi semua warga negara sehingga setiap individu termasuk Penyandang Disabilitas memiliki kesempatan untuk terlibat aktif dalam pembangunan nasional demi membangun Indonesia yang inklusif disabilitas. Layanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu bagi Penyandang Disabilitas di antaranya adalah layanan yang memberikan Akomodasi Yang Layak (AYL) sesuai dengan kebutuhan khusus yang dimiliki setiap individu Penyandang Disabilitas.
14.00 – 16.00 WIB

(Spesialis Pendidikan Khusus – Dosen Prodi Pendidikan Inklusi Bentara Campus)
Topik:
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Berkualitas sebagai Alternatif Solusi Penanganan Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss)
Materi:
Topik:
Upaya dan Strategi Pemulihan Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss) untuk Mendukung Pembelajaran Semua Anak di Indonesia
Materi:
Topik:
Hak untuk Mendapatkan Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Penyandang Disabilitas/ Berkebutuhan Khusus dan Kesulitan Belajar
Materi:
Negara secara tegas menjamin hak pendidikan bagi setiap warga negara termasuk penyandang disabilitas. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan berkualitas yang setara bagi semua warga negara sehingga setiap individu termasuk Penyandang Disabilitas memiliki kesempatan untuk terlibat aktif dalam pembangunan nasional demi membangun Indonesia yang inklusif disabilitas. Layanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu bagi Penyandang Disabilitas di antaranya adalah layanan yang memberikan Akomodasi Yang Layak (AYL) sesuai dengan kebutuhan khusus yang dimiliki setiap individu Penyandang Disabilitas.
Topik:
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Berkualitas sebagai Alternatif Solusi Penanganan Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss)
Materi:
08.00 – 10.00 WIB

(Lektor Kepala Fakultas Psikologi Universitas Airlangga)
Topik:
Praktik-Praktik Baik untuk Meminimalisir Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss) dan Membangun Resiliensi pada Anak
Materi:
10.15 – 12.15 WIB

Kepala Program Studi International Undergraduate Program (IUP) Psikologi UGM
Topik:
Implementasi Universal Design Learning (UDL) untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Semua Anak
Materi:
14.00 – 16.00 WIB

(Speech Language Pathologist) - Chrysalis Center
Topik:
Strategi untuk Remediasi Dampak Pandemi pada Perkembangan Bahasa Bicara Anak (Strategies to Remediate the Impact of Pandemic on Children’s Speech and Language)
Materi:
Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan yang signifikan di dalam hidup keseharian semua orang. Sesi ini akan membahas tentang hal apa saja dari situasi pandemi ini, yang dapat mempengaruhi kemampuan bicara dan bahasa dari anak. Selain itu akan dibahas juga apa hal yang dapat dilakukan oleh guru dan orangtua dalam meminimalisir pengaruh negatif dari pandemi terhadap kemampuan bicara bahasa pada anak.
Topik:
Praktik-Praktik Baik untuk Meminimalisir Dampak Kehilangan Pembelajaran (Learning Loss) dan Membangun Resiliensi pada Anak
Materi:
Topik:
Implementasi Universal Design Learning (UDL) untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Semua Anak
Materi:
Topik:
Strategi untuk Remediasi Dampak Pandemi pada Perkembangan Bahasa Bicara Anak (Strategies to Remediate the Impact of Pandemic on Children’s Speech and Language)
Materi:
Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan yang signifikan di dalam hidup keseharian semua orang. Sesi ini akan membahas tentang hal apa saja dari situasi pandemi ini, yang dapat mempengaruhi kemampuan bicara dan bahasa dari anak. Selain itu akan dibahas juga apa hal yang dapat dilakukan oleh guru dan orangtua dalam meminimalisir pengaruh negatif dari pandemi terhadap kemampuan bicara bahasa pada anak.
08.00 – 10.00 WIB

(Kepala Departemen Pendidikan Khusus Sekolah Cita Buana)
Topik:
Instruksi Pembelajaran yang Efektif bagi Beragam kondisi Siswa Didik (Effective Instruction for Diverse Students)
Materi:
Sebagian Anak Berkebutuan Khusus membutuhkan pendekatan berbeda agar proses belajar dapat terjadi. Bagaimana pemberian instruksi yang efektif akan berdampak langsung dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan. Memiliki pemahaman yang baik terhadap profil siswa yang dihadapi dan kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang kita harapkan diketahui atau dikuasai oleh siswa merupakan sebagaian yang perlu dikuasai. Jika kedua hal tersebut telah dipahami, guru dapat menggunakan data yang ada untuk merancang instruksi pembelajaran berdasarkan kebutuhan siswa.
Selain mengulas dua hal tersebut di atas, sesi ini akan membahas hal-hal terkait yang perlu diketahui untuk guru dapat merancang pembelajaran dan pemberian instruksi yang efektif agar dapat membantu siswa berkebutuhan khusus mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
10.15 – 12.15 WIB

(Spesialis Pendidikan Khusus dan Terapi Edukasi – Psiko Edukasi Asesmen Center – PEACE)
Topik:
Intervensi Kehilangan Pembelajaran Membaca pada Anak Didik di Rumah dan Sekolah
Materi:
Belajar membaca seharusnya menjadi satu pengalaman yang menyenangkan. Pandemi mengharuskan anak-anak untuk belajar dari rumah dan anak-anak kehilangan kesempatan yang nyata untuk dapat belajar teknik membaca dengan optimal. Selama pandemi berlangsung, makin banyak anak yang mengalami kesulitan membaca. Kurangnya kesempatan belajar secara langsung dan tekanan yang tinggi selama melakukan pelajaran daring juga menjadi beberapa faktor yang mempengaruhi kehilangan pembelajaran dalam membaca yang dialami oleh anak. Keluarga memegang pengaruh yang besar untuk dapat membantu mengurangi kesenjangan kemampuan membaca yang terjadi selama pandemi. Dengan mengerti hal-hal apa saja yang mempengaruhi kemampuan membaca, keluarga dan pendidik dapat menyiapkan pengalaman belajar yang kaya sehingga tidak hanya kemampuan membaca meningkat, tetapi anak juga makin berminat untuk membaca.
14.00 – 16.00 WIB

(Konsultan Pendidikan dan Terapi Edukasi – Director of Temenos Child Development Support Center - Dosen Prodi Pendidikan Inklusi Bentara Campus)
Topik:
Merancang Program Pembelajaran Individual (Individualized Education Program) untuk Mengatasi Kehilangan Pembelajaran- Curriculum, Adjustment and Adaptation.
Materi:
Salah satu dampak dari learning loss / kehilangan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 adalah semakin banyaknya anak yang memiliki resiko kesulitan mengikuti pembelajaran berdasarkan kurikulum general. Oleh karena itu diperlukan Program Pembelajaran Individu (PPI), yang dirancang dengan memberikan ruang adaptasi dan penyesuaian terhadap keberagaman peserta didik, termasuk keberagaman kebutuhan dan potensi mereka. Proses penyusunan PPI perlu disikapi dengan serius dan dilakukan dengan cara yang profesional agar tujuan utama untuk miningkatkan partisipasi anak dan memperkecil hambatan dapat diimplementasikan dengan baik. Tahapan-tahapan penyusunan PPI, strategi-strategi dan peranan tim penyusun PPI akan dibahas lebih mendalam di dalam topik ini.
Topik:
Instruksi Pembelajaran yang Efektif bagi Beragam kondisi Siswa Didik (Effective Instruction for Diverse Students)
Materi:
Sebagian Anak Berkebutuan Khusus membutuhkan pendekatan berbeda agar proses belajar dapat terjadi. Bagaimana pemberian instruksi yang efektif akan berdampak langsung dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan. Memiliki pemahaman yang baik terhadap profil siswa yang dihadapi dan kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang kita harapkan diketahui atau dikuasai oleh siswa merupakan sebagaian yang perlu dikuasai. Jika kedua hal tersebut telah dipahami, guru dapat menggunakan data yang ada untuk merancang instruksi pembelajaran berdasarkan kebutuhan siswa.
Selain mengulas dua hal tersebut di atas, sesi ini akan membahas hal-hal terkait yang perlu diketahui untuk guru dapat merancang pembelajaran dan pemberian instruksi yang efektif agar dapat membantu siswa berkebutuhan khusus mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Topik:
Intervensi Kehilangan Pembelajaran Membaca pada Anak Didik di Rumah dan Sekolah
Materi:
Belajar membaca seharusnya menjadi satu pengalaman yang menyenangkan. Pandemi mengharuskan anak-anak untuk belajar dari rumah dan anak-anak kehilangan kesempatan yang nyata untuk dapat belajar teknik membaca dengan optimal. Selama pandemi berlangsung, makin banyak anak yang mengalami kesulitan membaca. Kurangnya kesempatan belajar secara langsung dan tekanan yang tinggi selama melakukan pelajaran daring juga menjadi beberapa faktor yang mempengaruhi kehilangan pembelajaran dalam membaca yang dialami oleh anak. Keluarga memegang pengaruh yang besar untuk dapat membantu mengurangi kesenjangan kemampuan membaca yang terjadi selama pandemi. Dengan mengerti hal-hal apa saja yang mempengaruhi kemampuan membaca, keluarga dan pendidik dapat menyiapkan pengalaman belajar yang kaya sehingga tidak hanya kemampuan membaca meningkat, tetapi anak juga makin berminat untuk membaca.
Topik:
Merancang Program Pembelajaran Individual (Individualized Education Program) untuk Mengatasi Kehilangan Pembelajaran- Curriculum, Adjustment and Adaptation.
Materi:
Salah satu dampak dari learning loss / kehilangan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 adalah semakin banyaknya anak yang memiliki resiko kesulitan mengikuti pembelajaran berdasarkan kurikulum general. Oleh karena itu diperlukan Program Pembelajaran Individu (PPI), yang dirancang dengan memberikan ruang adaptasi dan penyesuaian terhadap keberagaman peserta didik, termasuk keberagaman kebutuhan dan potensi mereka. Proses penyusunan PPI perlu disikapi dengan serius dan dilakukan dengan cara yang profesional agar tujuan utama untuk miningkatkan partisipasi anak dan memperkecil hambatan dapat diimplementasikan dengan baik. Tahapan-tahapan penyusunan PPI, strategi-strategi dan peranan tim penyusun PPI akan dibahas lebih mendalam di dalam topik ini.
Konferensi Virtual Pendidikan Inklusif Indonesia 2022 ini berlangsung atas kerja sama:

Pendidikan Vokasi di Bidang Pendidikan Inklusif, Bimbingan dan Konseling

Lembaga pelatihan profesi bidang kesehatan mental dan pendidikan anak berkebutuhan khusus/disabilitas.

Yayasan non-profit yang bergerak mendorong kesempatan pendidikan yang sama bagi semua anak

Klinik asesmen, terapi, dan konsultasi tumbuh kembang dan pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini didukung oleh:


0821 2238 0694
dominika@cae-indonesia.com
0815 1138 1858
herlina@cae-indonesia.com
weni.waluyani@bentaracampus.ac.id
0817 6028 863
yudiptindo@gmail.com
Gd. E-building
Komplek Harmoni Plaza Blok I nomor 1-4
Jl. Suryopranoto, Jakarta Pusat